Mikrokontroler memang tak begitu dikenal jika dibandingkan dengan mikroprosessor, salah satunya mungkin adalah karena istilah ini masih terbilang asing ditelinga. Ini tentu berbeda dengan mikroprosessor atau biasa disingkat dengan prosesor, mungkin mayoritas dari anda sudah sering mendengar meskipun tak begitu paham benar fungsi dan rincian fungsinya.
Paling tidak anda akan mendengar kata prosesor ini ketika akan beli komputer, laptop, baik baru atau upgrade ke yang lebih canggih. Atau mungkin anda juga sering mendengar di iklan televisi seperti prosesor intel pentium, amd atau apapun itu yang sering kita dengar. Lain mikroprosesor lain pula dengan mikrokontroler, mikrokontroler tidak begitu dikenal kecuali oleh orang-orang tertentu, bahkan tak hanya dikenal namun juga jarang terdengar kata ini.Ya wajar saja hal ini terjadi karena memang penerapan mikrokontroler terbatas pada alat-alat tertentu saja, apalagi di Indonesia yang masih menggunakan teknologi yang cukup tertinggal, maka ini cukup membuat mikrokontroler tak sebeken mikroprosesor yang digunakan oleh banyak orang di komputer maupun handphone yang memiliki operating system (OS).
Walaupun tak sebeken mikroprosesor, ternyata mikrokontroler memiliki banyak fungsi dalam telekomunikasi ia dikembangkan dalam berbagai kontrol gelombang seperti FM, AM, atau gelombang apapun yang memungkinkan dia mampu mengontrol komunikasi wireless yang cukup efektif.
Dalam bidang robotika mikrokontroler juga digunakan sebagai kontrol motor baik kecepatan (velocity) maupun pergerakan (movement) robot berdasarkan perputaran motor dc pada robot, dalam kendali atau otomatisasi mikrokontroler mengambil peranan penting dalam berbagai kontrol yang menggantikan tugas manusia seperti otomatisasi peningkatan suhu, otomatisasi peningkatan atau penurunan kelembaban, dan banyak lainnya.
Kekayaan fungsi mikrokontroler inilah yang kemudian dia mampu digunakan untuk optimalisasi efektivitas kinerja berbagai macam alat yang berguna bagi kehidupan banyak orang, dan salah satu bidang yang banyak menggunakan mikrokontroler adalah pertanian. Awalnya saya kurang ngeh bahwa mikrokontroler itu banyak digunakan di bidang pertanian, namun setelah saya bertemu seorang doktor teknik mesin industri ternyata aplikasinya begitu banyak, kemudian saya searching di internet dan ternyata memang benar, begitu banyak aplikasi terutama di mesin-mesin pengolah hasil pertanian.
Akhirnya ini membuat saya tertarik mempelajari lebih dalam lagi tentang mikrokontroler ini yang sempat saya tempuh di jalur sarjana teknik elektro dulu, dan tentu saja aktivitas ini merupakan aktivitas lain di samping sekarang saya juga sedang sibuk ikutan kontes Iklan Internet Murah Efektif Berkualitas Indonesia yang digagas oleh SITTI. Semoga artikel singkat ini berguna bagi anda yang sedang mempelajari tentang peluang kerja teknik elektro di Indonesia terutama yang berkaitan dengan mikrokontroler. Terima kasih.